Pages

Senin, 03 Februari 2014

Dani Alves: Camp Nou Seperti Markas Lawan

Dani Alves: Camp Nou Seperti Markas Lawan
Pria 30 tahun mengeluhkan minimnya dukungan suporter ketika mereka kalah dari Valencia.

Dani Alves merasa Camp Nou seperti markas lawan menyusul minimnya dukungan suporter yang mereka rasakan saat kalah 3-2 dari Valencia, Sabtu (1/2).

Alexis Sanchez dan Lionel Messi sempat menyeimbangkan kedudukan setelah Daniel Parejo dan Pablo Piatti membawa tim tamu unggul, tapi skuat Gerardo Martino tak kuasa menghentikan Pablo Alcacer yang mencetak gol kemenangan.

Alves yakin tim membutuhkan bantuan yang bisa mereka dapatkan dari suporter.

“Kadang ini terasa seperti kami main sebagai tim tandang,” kata full-back Brasil kepada reporter usai pertandingan.

“Koneksi [antara tim dan fans] harus positif.

“Kami kalah dan harus bangkit. Tidak ada waktu untuk menyesal. Kami harus dewasa dan belajar dari kekalahan sehingga ini tak terjadi lagi. Kami harus mengontrol seluruh pertandingan, tidak hanya mempertegang.

“Kami kehilangan tiga poin saat mengontrol laga. Kami mencetak gol, kemudian telalu bisa diprediksi. Ini bukan masalah kepercayaan diri berlebih. Kehilangan puncak La Liga hari ini tidak penting. 

Gerardo Martino Tak Bisa Jelaskan Kesalahan Barcelona

Gerardo Martino Tak Bisa Jelaskan Kesalahan Barcelona
Suksesor Tito Vilanova mengatakan Barca tampil beda di babak kedua.

Pelatih Barcelona Gerardo Martino tak bisa menjelaskan bagaimana timnya kolaps di babak kedua saat kalah 3-2 dari Valencia, Sabtu (1/2).

Kekalahan tersebut memutus rangkaian 25 kemenangan di Camp Nou, yang dibangun sejak putaran ketujuh musim 2012/13 ketika mereka ditahan 2-2 oleh Real Madrid.

Sang juara bertahan imbang 1-1 saat jeda setelah Daniel Parejo menyeimbangkan pembuka Alexis Sanchez, tapi gol di babak kedua dari Pablo PIatti dan Paco Alcacer - diselingi penalti Lionel Messi - memberikan kemenangan bersejarah buat Los Che.

“Setelah 30 menit pertama, saya tak bisa menjelaskan mengapa pertandingan berubah setelah itu. Kami tim berbeda di babak kedua,” Martino menjelaskan dalam konferensi pers.

“Sebelum laga saya katakan setiap kesalahan dibayar mahal dan kami membuat beberapa kesalahan hari ini.

“Ketika Anda memiliki peluang untuk menghabisi lawan, Anda harus melakukan itu. Anda tak seharusnya memberikan mereka peluang comeback. Hari ini kami melakukan itu dan Valencia mengambil keuntungan.”

Dengan Barca kehilangan poin penuh, peringkat kedua Atletico Madrid berpeluang unggul tiga angka di pucuk La Liga ketika mereka menjamu Real Sociedad, sementara Real Madrid bisa melangkahi Barca dengan kemenangan di Athletic Bilbao. 

Marc-Andre Ter Stegen Gabung Barcelona Juni

Ter Stegen hijrah Juni.
Kabarnya sudah ada kesepakatan untuk menggaet Ter Stegen di musim panas.

Barcelona dan Borussia Moenchengladbach dilaporkan telah mencapai kesepakatan transfer untuk Marc-Andre Ter Stegen.

Kiper Jerman itu akan pindah di musim panas dengan nilai kesepakatan transfer antara 11 dan 12 juta euro. Pengumuman resmi akan dirilis pada musim panas, demikian diwartakan Cadena SER, Minggu (2/2).

Kesepakatan transfer ini juga hanya akan diumumkan setelah Victor Valdes mengumumkan klub yang akan dibelanya musim depan.

Valdes akan meninggalkan Nou Camp setelah kontraknya berakhir di musim ini. AS Monaco disebut-sebut sebagai klub yang akan dibelanya kemudian.

Pirmin Schwegler: Barcelona Pun Tak Punya Kans Kontra Bayern Munich

Pirmin Schwegler: Barcelona Pun Tak Punya Kans Kontra Bayern Munich
Jika Bayern tampil di level terbaik, bahkan Barcelona pun tak bakal berkutik, demikian menurut gelandang Frankfurt ini.

Setelah merasakan sendiri kehebatan Bayern Munich, gelandang Eintracht Frankfurt, Pirmin Schwelger, berpendapat bahkan raksasa Eropa sekaliber Barcelona pun tak bakal berkutik di hadapan Die Roten.

Skuat Pep Guardiola menegaskan dominasi di Bundesliga dengan menghantam Frankfurt 5-0 di Allianz Arena, Ahad (2/2), dan kini kembali mengantungi keunggulan 13 angka atas Bayer Leverkusen di peringkat kedua.

"Anda berusaha mendekati laga-laga seperti ini dengan keberanian dan harapan akan datangnya sedikit keajaiban, tapi kalau Bayern bermain seperti hari ini Barcelona sekalipun tak akan memiliki kans," kata Schwegler di situs resmi Bundesliga.

"Tentu saja kekalahan sebesar ini menyakitkan, tetapi kelas Bayern memang setingkat di atas."

Bayern di bawah komando Jupp Heynckes menggasak Barca dengan agregat 7-0 di semi-final Liga Champions musim lalu.

Kamis, 23 Januari 2014

Sandro Rosell Tinggalkan Barcelona?

Sandro Rosell Tinggalkan Barcelona?
Rosell disebut akan segera meletakkan jabatannya sebagai presiden klub.

Beberapa laporan di media Spanyol hari ini menyebutkan bahwa presiden Barcelona Sandro Rosell akan segera mengundurkan diri.

Hal itu terungkap pada Kamis (23/1) ini dengan pimpinan Blaugrana itu yang harus memenuhi panggilan sidang Pengadilan Tinggi guna menjawab pertanyaan atas tuduhan penyalahgunaan dana.

Diduga sebelumnya bahwa Rosell mengambil keuntungan pribadi dari transfer seorang Neymar yang hengkang dari Santos ke Camp Nou.

Dan menurut beberapa sumber, termasuk media yang berbasis di Barcelona Mundo Deportivo, sang presiden akan segera mengundurkan diri pada hari ini.

Sebuah pertemuan dewan direksi kabarnya juga akan dihelat hari ini pukul 18:00 waktu setempat.

Presiden Barcelona Sandro Rosell Mengundurkan Diri

Sandro Rosell tidak menyelesaikan mandat kepresidenan Barcelona yang seharusnya baru usai 2016.

Sandro Rosell memilih mundur menyusul pengusutan pengadilan atas kesepakatan transfer Neymar.
Hanya selang sehari setelah perintah pengadilan memeriksa dokumen transfer Neymar, Sandro Rosell mengundurkan diri sebagai presiden Barcelona dalam rapat luar biasa yang digelar Kamis (24/1) petang waktu setempat.

Proses pengusutan diperintahkan oleh Hakim Pablo Ruz setelah menerima petisi yang diajukan fans sekaligus socio Barcelona, Jordi Cases. Beberapa waktu belakangan Cases mempertanyakan kesepakatan komersil yang ditempuh Rosell, salah satunya transfer Neymar yang melibatkan kompensasi sebesar €57,1 juta.

Belakangan, seperti dilansir El Mundo Deportivo, terungkap nilai kesepakatan yang sebenarnya melambung hingga mencapai €95 juta karena ada kesepakatan-kesepakatan lain di luar perekrutan sang pemain dari Santos. Perusahaan yang dibentuk Neymar dan ayahnya, Neymar & Neymar, terlibat langsung dalam kesepakatan itu dan Rosell memilih tidak menjawab pertanyaan Cases tentang nilai riil yang dikucurkan Barcelona guna mendanai transfer.

Persoalan pun dibawa ke persidangan dan hakim setuju memeriksa dokumen terkait transfer Neymar meski belum merasa perlu memanggil Rosell untuk menjadi saksi.

Pergolakan tak ayal terjadi di kalangan anggota Barcelona sehingga mereka merasa perlu menggelar rapat luar biasa. Hasilnya, dalam konferensi pers yang turut dihadiri empat kapten Barcelona, Rosell mengajukan pengunduran diri melalui pertemuan yang nyaris berlangsung selama dua setengah jam. Kendali klub untuk selanjutnya dipegang Josep Maria Bartomeu yang menjabat sebagai wakil presiden hingga pemilihan presiden berikutnya.

Dengan demikian berakhir sudah kiprah Rosell sebagai presiden ke-39 Barcelona yang terpilih 2010 lalu dan seharusnya bertugas memegang mandat hingga 2016.

Cristian Tello Sebut Lionel Messi Spektakuler

Cristian Tello Sebut Lionel Messi Spektakuler
Cristian Tello memuji rekan setimnya di Barcelona Lionel Messi sebagai pemain spektakuler, setelah kapten Argentina menyuplai hat-trick-nya dalam kemenangan atas Levante. 

Tello untuk kali pertama membukukan treble untuk Blaugrana kala mereka comeback untuk membawa pulang skor 4-1 pada leg pertama perempat-final Copa del Rey. 

Messi menyuplai tiga assist dalam satu pertandingan untuk kali pertama untuk Barcelona saat dia melakoni penampilan ke-400, dan Tello berterima kasih kepada pemain 26 tahun yang membuat tugasnya di depan gawang menjadi lebih mudah. 

“Saya sangat senang dengan tiga gol, tapi yang terpenting adalah kemenangan,” ujarnya kepada Sport. 

“Kenyataannya, saya harus berterima kasih kepada Messi yang meninggalkan saya hanya tinggal mengalahkan kiper. Spektakuler memiliki pemain seperti itu. 

“Tim bermain bagus di babak pertama tapi gol memengaruhi kami. Kesempatan datang, hanya kurang penyelesaian akhir. Di babak kedua kami mengambil mereka [kesempatan]. 

“Itu bukan laga mudah, pelatih memberikan kami kepercayaan diri. Saya bekerja keras setiap hari untuk terus mendapat kesempatan dan meningkatkan diri,” tutup Tello.